Showing posts with the label Baca Cerpen
Sanggar Kata | Bersama surat ini kukirimkan padamu sepotong senja–dengan angin, debur ombak, matahari terbenam, dan cahaya keemasan. Apakah kamu…
P rasangka buruk pun datang saat Ray melihat seorang nenek menaburkan air dan tanah di dekat kamar mandi. Ray menegurnya, nenek it…
Bang Amin masuk ruangan dengan muka garang. Sorot matanya tajam. Alisnya beradu. Rahangnya yang tegas menunjukkan dia sedang tidak main-main. Sa…
The Dark Night Mistery Akhirnya mereka berantem, drakula nonjok, babi ngepet nangkis. Babi ngepet nonjok, drakula nagkis, keadaan itu berlangs…
The Dark Night Mistery Malam begitu sepi. Bulan gak datang. Gelap. Bintang-bintang pun gak nongol. Sepi. Mereka lagi pada demo minta cuti lantara…
Mechanical Romance Pengorbanan memang selalu terasa berat, lebih berat dari ribuan ton beras yang menumpuk di dalam karung. pengorbanan memang t…
Aku dan Kepingan Waktu Baru tadi malam kau katakan bahwa kau akan pergi, entah aku salah dengar atau kau salah ucap. Sungguh semua itu membuat…
“Mau apa sebenarnya ust ini?” Bayu menggelengkan kepala. >> Sanggar Kata << Tiga tahun kemudian. “Kepada seluruh penguji se…
Dalam Lembaran Mushaf - Part 2 Suatu pagi ust. Hajjam masuk membawa lembaran kertas. “Ini adalah lembaran evaluasi membaca Al-Qur’an kalian, …
Dalam Lembaran Mushaf - Part 1 Jangan kau terlalu membenci sesuatu karena bisa jadi sesuatu kau benci akan menjadi sesuatu yang paling kau cin…